Jakarta News Viralkata.Com
Indonesia Ekonomi Syariah (IES) 2026 Forum & Expo digelar pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 di Plaza Bata Merah, Masjid Istiqlal, Jakarta. Mengusung tema “Meeting Point Ekonomi Syariah Indonesia”, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan pelaku usaha, investor, lembaga keuangan, pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional.

IES 2026 secara resmi dibuka Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, pada Jumat (30/10). Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan forum diskusi dan pameran produk, tetapi juga mempertemukan peluang usaha dengan sumber permodalan serta membuka ruang kolaborasi lintas sektor.

Ekonomi syariah yang dikembangkan dalam IES 2026 mencakup delapan dimensi, yakni keuangan dan permodalan syariah, ekonomi digital, industri halal, gaya hidup Muslim, ekonomi produktif, ekonomi sosial Islam, ekonomi hijau dan berkelanjutan, serta pengembangan sumber daya manusia dan pengetahuan.
Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung dapat mengikuti berbagai talkshow, pameran produk dan jasa berbasis syariah dari berbagai daerah, serta kegiatan pengembangan UMKM

Pada hari pertama, sejumlah agenda yang dihadirkan antara lain diskusi mengenai keuangan derivatif syariah dengan menghadirkan perwakilan Bursa Efek Indonesia, Majelis Ulama Indonesia, dan Istiqlal Global Fund. Ada pula pembahasan pengembangan ekonomi kreatif syariah bersama Neno Warisman dan sutradara Fajar Bustomi.

Memasuki hari kedua, Sabtu (31/10), pembahasan akan mencakup pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan robotik dalam kurikulum pesantren, pengembangan Masjid Istiqlal sebagai destinasi wisata ramah Muslim, serta perspektif investor terhadap peluang bisnis syariah bersama Sandiaga Uno.
Sementara pada hari ketiga, Minggu (1/11), agenda difokuskan pada ekonomi hijau syariah melalui tema “Green Ekonomi Syariah: Dari Halal Menuju Toyyib”. Selain itu, Lembaga Zakat dan Wakaf (Zawa) Badan Pengelola Masjid Istiqlal menggelar workshop inkubasi nazir wakaf uang berbasis masjid.

Program tersebut mendorong pengurus masjid menjadi nazir wakaf uang dengan dukungan aplikasi digital. Melalui sistem ini, pewakaf diharapkan dapat memperoleh sertifikat wakaf setelah melakukan transaksi.
Salah satu program unggulan lainnya adalah coaching clinic UMKM berbasis bisnis syariah yang diselenggarakan Zawa BP Masjid Istiqlal bersama Universitas Tazkia dan Duta Ekonomi Syariah. Menariknya, peserta tidak hanya mendapatkan pendampingan, tetapi juga dibantu menyusun proposal bisnis untuk membuka peluang mendapatkan mitra usaha, investor, maupun akses permodalan.
Secara keseluruhan, IES 2026 mengusung lima jalur kegiatan, yakni THINK untuk pertukaran gagasan dan pengetahuan, SHOW untuk pameran produk dan teknologi, CONNECT untuk mempertemukan pelaku usaha dengan mitra, FUND untuk membuka peluang investasi dan pembiayaan, serta EXPERIENCE untuk menghadirkan budaya, gaya hidup, dan partisipasi komunitas.
Melalui konsep tersebut, IES 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang diskusi dan pameran, tetapi juga menghasilkan kerja sama konkret yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial.
IES 2026 merupakan penyelenggaraan perdana atau founding edition yang direncanakan menjadi agenda tahunan di Masjid Istiqlal. Ke depan, kegiatan ini diharapkan berkembang menjadi platform berkelanjutan yang menghubungkan berbagai sektor ekonomi syariah, memperluas kemitraan, serta meningkatkan daya saing ekonomi syariah Indonesia Pungkasnya.
)***PRAY.











