Jakarta News Viralkata.com
,
Anakia Production menyiapkan serial drama berjudul Usia Hanyalah Angka yang mengangkat tema semangat berkarya dan mencari peluang produktif tanpa dibatasi usia.
Persiapan serial tersebut ditandai dengan acara syukuran di Restoran Pho Baba, Epiwalk, Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Serial ini berangkat dari pengalaman hidup Irnawati selaku executive producer. Ceritanya dikembangkan dari obrolan sehari-hari yang kemudian diolah menjadi drama dengan pesan tentang keberanian untuk terus berkarya, termasuk ketika seseorang tidak lagi berada pada usia produktif menurut anggapan umum.

Irnawati mengatakan, Usia Hanyalah Angka diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada penonton agar tidak mudah menyerah dalam menjalani kehidupan.

Menurut dia, usia bukan alasan untuk berhenti mengembangkan kemampuan maupun menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain.

“Jangan pernah menyerah di usia kita yang sudah tidak muda lagi. Walaupun usia sudah tidak muda, kita masih bisa berkarya, bahkan berbuat untuk orang lain,” ujar Irnawati.
Angkat Peluang Berkarya di Luar Pekerjaan Formal
Sutradara Irawan Tanu menjelaskan, serial ini juga memperlihatkan peluang mendapatkan penghasilan melalui ide, kreativitas, dan kolaborasi, tanpa harus selalu bekerja di kantor atau instansi formal.
Dalam cerita tersebut, karakter yang diperankan Irnawati digambarkan sebagai pemilik Management live streming atau manajemen agensi yang merangkul orang-orang dengan berbagai gagasan untuk dikembangkan bersama.
Melalui pendekatan tersebut, Usia Hanyalah Angka tidak hanya menyoroti persoalan usia, tetapi juga membuka pembahasan mengenai peluang usaha kreatif dan kerja sama dalam memenuhi kebutuhan hidup.
Irawan berharap, kisah yang diangkat dapat menjadi motivasi bagi penonton untuk tetap produktif dan melihat kemungkinan baru dalam kehidupan.
Ia menilai, keberhasilan tidak selalu harus dimulai ketika seseorang masih muda. Kemauan untuk mencoba dan tujuan yang positif juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan keinginan.
Siapkan 45 Episode dalam Format Vertikal
Anakia Production merencanakan Usia Hanyalah Angka hadir dalam format serial vertikal dengan rasio gambar 9:16. Format tersebut disiapkan untuk menyesuaikan kebiasaan menonton melalui perangkat seluler dan platform layanan streaming.
Menurut Irawan, serial ini direncanakan memiliki 48 episode dengan durasi sekitar dua hingga tiga menit per episode.
Proses pengambilan gambar direncanakan berlangsung selama lima hari. Sejumlah lokasi yang disiapkan meliputi kawasan Cijantung, Keranggan, dan Kuningan, Jakarta.
Irawan mengatakan, penggunaan latar perkotaan dengan gedung-gedung bertingkat juga menjadi bagian dari pendekatan visual yang ingin ditampilkan dalam serial tersebut.
Untuk kebutuhan akting, ia turut memberikan pendampingan kepada Irnawati yang baru pertama kali terjun ke dunia seni peran. Proses pembacaan naskah dan latihan dilakukan agar para pemain dapat memahami karakter masing-masing serta membangun adegan yang terasa natural.
Dibintangi Farhan Ananda George hingga Indri Octaviani
Serial Usia Hanyalah Angka disutradarai Irawan Tanu. Irnawati bertindak sebagai executive producer, Rini Astri sebagai assistant producer, Hendra Suhendi sebagai line producer, dan Andi Afdilah sebagai produser pelaksana.
Sejumlah pemain yang terlibat antara lain Irna Frans sebagai Popy, Ananda George sebagai Farhan, Indri Octaviani sebagai Vanya, Rantya Affandy sebagai Giska, Meldian Maladi sebagai Bara, dan Keke Kartika sebagai Soraya.
Pemeran lainnya adalah Rini Astri sebagai Wanda, Arry Febrian sebagai Edwin, Ardhana Jovin sebagai Darrel, Ricky W Miraza sebagai Dito, Yogasz sebagai Boby, Eriez Muchsin sebagai Manager Evan, serta Yayan Femix sebagai Pak Rudi.
Keterlibatan para pemain tersebut diharapkan dapat menghidupkan cerita yang berangkat dari pengalaman kehidupan sehari-hari.
Melalui Usia Hanyalah Angka, Anakia Production berupaya menghadirkan drama singkat yang memadukan hiburan dengan pesan mengenai semangat, kreativitas, dan kesempatan untuk terus berkarya di berbagai tahap kehidupan Pungkasnya.
)***PRAY












