TANGERANG, ViralKata.com: “Kalau Pak Jokowi keliru, tegur dengan keras. Tegur…Pak Jokowi….itu salah,” Demikian syair lagu dinyanyikan Tompi. Teuku Adifitrian, nama aslinya memberi sambutan dengan cara bernyanyi di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hadir pada peringatan hari jadi PSI ke-4 di Indonesian Convention Exhibition (ICE) Tangerang, Banten, Ahad (11/11).
Tompi menyampaikan beberapa hal yang menyangkut Jokowi. Di antara liriknya, Tompi meminta para kader PSI untuk belajar bersabar dari Jokowi. Juga agar para kader jangan takut dengan genderuwo atau sontoloyo. “Jangan takut sama genderuwo atau sontoloyo,” ujarnya. Jokowi yang mengenakan kemeja berwarna hijau pun tertawa mendengar nyanyian Tompi.
Dua istilah tersebut merupakan pernyataan teranyar Jokowi yang mengundang berbagai respon dari pihak oposan. Dalam pidatonya, Tompi juga mengatakan, bahwa Jokowi juga manusia yang terkadang keliru. “Kalau Pak Jokowi keliru, tegur dengan keras. Tegur…Pak Jokowi….itu salah,” ujar Tompi sambil bernyanyi.
Tompi bersenandung, bahwa tidak ada cebong atau kampret yang ada hanya ada cempret alias cebong kampret bersatu. Cebong adalah julukan yang disematkan untuk pendukung Jokowi, sementara kampret adalah julukan yang disematkan untuk pendukung Prabowo Subianto. Dalam senandungnya, Tompi seolah ingin mengingatkan bahwa perang antara para cebong dan kampret di pemilihan presiden 2019, harus dihentikan.
Tompi yang menjadi ketua panitia acara bertajuk Festival 11 yang mengangkat tema “Muda Menangkan Indonesia” menyenandungkan kalimat-kalimat sambutannya menjadi sebuah lagu. Sambutan Tompi itu diiringi instrumen piano Idang Rasjidi, budayawan dan musisi jazz Indonesia.
Lirik lainnya, Tompi menyebutkan, selama empat tahun terakhir PSI selalu diremehkan. Banyak yang bilang partai ini tak mungkin lolos verifikasi, namun pada akhirnya lulus semuanya.
“Selama empat tahun terakhir, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diremehkan, banyak yang bilang partai ini tak mungkin lolos verifikasi. Namun pada akhirnya lulus 100 persen. Yang bilang pasti gigit jari, semoga enggak bunuh diri,” kata Tompi disambut tawa para hadirin.
Selain Presiden Jokowi, hadir dalam acara tersebut Menko Polhukam Wiranto, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, mantan Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Tohir, Ketua Umum PSI Grace Natalie, dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI Raja Juli Antoni. Hadir pula kader dan simpatisan PSI dari berbagai daerah di Indonesia. (R3)






