Jakarta News Viralkata, Langkah konkret pengendalian volume sampah serta mitigasi potensi banjir terus dimaksimalkan oleh Pemerintah Kelurahan Tegal Parang. Bekerja sama dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH), Satpol PP, dan Satuan Tugas Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Mampang Prapatan, program sosialisasi Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pemilahan Sampah dari Sumber resmi digelar di Yayasan Madrasah Sa’adatuddarain, itu yang Disampaikan Kepada Wartawan Media News Viralkata.com Mampang Jakarta Selatan . Rabu (29/7/2026).
Langkah edukatif yang menyasar ekosistem pendidikan ini dirancang secara terpadu guna membangun kesadaran kolektif sejak dini, sekaligus menyambut agenda pencanangan pemilahan sampah serentak oleh Gubernur DKI Jakarta pada 1 Agustus mendatang.

Membangun Kesadaran Lingkungan dari Bangku Sekolah
Langkah Kelurahan Tegal Parang beserta jajaran lintas instansi ini berfokus pada penguatan pemahaman teknis pengelolaan sampah rumah tangga dan lingkungan sekolah. Kehadiran para pimpinan instansi disambut hangat oleh Ketua Yayasan Madrasah Sa’adatuddarain, Ir. H. Juaini Yusuf, M.M., bersama jajaran dewan guru, staf kantin, dan para siswa.

Lurah Tegal Parang, Etty Suryati, menegaskan bahwa edukasi langsung ke lingkungan sekolah memiliki peran strategis. Karakter wilayah Tegal Parang yang berada di dataran rendah—di mana 5 dari 7 RW rentan tergenang air saat musim hujan—menjadikan disiplin pengelolaan sampah dari sumber sebagai prioritas utama.

“Giat hari ini adalah memberikan pencerahan dan sosialisasi terkait implementasi pemilahan sampah dari rumah maupun lingkungan sekolah. Mengingat Tegal Parang wilayah dataran rendah, pencegahan penumpukan sampah di aliran air sangat krusial untuk menekan risiko genangan,” ujar Lurah Tegal Parang, Etty Suryati.
Ia menambahkan, upaya penanganan kebersihan aliran air selama ini rutin dilakukan melalui penyisiran berkala oleh Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air Sudin LH, serta pengerukan dan pengurasan saluran air oleh Satgas SDA Kecamatan.
Sinergi Pemerintah dan Lembaga Pendidikan
Sinergi antara pemerintah daerah dan yayasan pendidikan terjalin secara harmonis. Ketua Yayasan Madrasah Sa’adatuddarain, Ir. H. Juaini Yusuf, M.M., menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan dan keilmuan yang diberikan jajaran kelurahan serta Sudin LH kepada civitas akademika madrasah.
Menurutnya, materi pengelolaan lingkungan ini menjadi nilai tambah yang berharga di luar kurikulum umum dan keagamaan yang sehari-hari diterima para siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ibu Lurah dan jajaran lintas sektor. Ini merupakan nilai tambah keilmuan bagi pengurus, guru, siswa, hingga pengelola kantin. Kebersihan adalah bagian dari iman. Apa yang dianjurkan oleh ajaran agama, sejalan dengan instruksi Gubernur demi Jakarta yang bersih, sehat, dan nyaman,” tutur Ir. H. Juaini Yusuf, M.M.
Penataan Bantaran Kali dan Kepedulian Sosial
Selain program kebersihan, sosialisasi ini juga menyentuh aspek tata ruang dan kepedulian sosial di wilayah Tegal Parang. Pihak kelurahan secara konsisten mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif terkait bangunan warga yang menjorok ke aliran kali guna menjaga kapasitas tampung air.
Di sisi lain, perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat kurang mampu tetap menjadi fokus. Kelurahan Tegal Parang terus memfasilitasi program Bedah Rumah bekerja sama dengan BAZNAS. Untuk tahun ini, terdapat dua unit rumah tidak layak huni dengan legalitas kepemilikan yang valid sedang dalam proses usulan perbaikan melalui verifikasi ketat bersama para Ketua RT setempat.
Keberhasilan penanganan sampah dan pencegahan banjir di Jakarta tidak bergantung semata pada infrastruktur fisik, melainkan pada transformasi pola pikir masyarakat.
Sinergi antara pemerintah kelurahan, instansi teknis, dan lembaga pendidikan di Tegal Parang ini membuktikan bahwa keberlanjutan lingkungan dimulai dari kepedulian di meja makan rumah dan ruang-ruang kelas sekolah Pungkasnya ( (PRAY)











