Jakarta News Viralkata– Dalam Suasana jelang peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang diperingati setiap 23 Juli, perfilman Indonesia menghadirkan sejumlah tontonan keluarga, salah satunya film “Ghost Buzzer: Antar Aku Pulang”, sebuah film horor komedi fantasi yang dirancang khusus agar ramah ditonton anak-anak. Film produksi M8 Pictures ini bahkan mendapat dukungan dari tokoh anak nasional, Kak Seto Mulyadi, setelah dinilai layak memperoleh klasifikasi sensor SU (Segala Usia).Itu yang disampaikan kepada Wartawan Media News Viralkata Di Setiabudi XXI Rasna Said Jakarta Kamis 9/7/2026.

Digarap dari ide kreatif Aditya Gumay dari Sanggar Ananda bersama Ko Amirullah dari M8 Pictures, serta disutradarai oleh Agus dan Amir Gumay, “Ghost Buzzer” menghadirkan konsep horor yang berbeda dari kebanyakan film horor Indonesia.
Executive Producer M8 Pictures Ko Amirullah bersama sutradara, cast dan siswa/siswi saat nonton bareng film Ghost Buzzer: Antar Aku Pulang di Setiabudi XXI, Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Ketua Umum LPAI sekaligus penggagas Sahabat Anak Indonesia, Kak Seto Mulyadi, mengapresiasi hadirnya film tersebut karena dinilai mampu mengenalkan dunia gaib kepada anak-anak tanpa menimbulkan rasa takut berlebihan.
“Salut dan terima kasih kepada M8 Pictures yang memperkenalkan genre berbeda. Film ini membuat anak-anak tidak takut dengan hantu atau setan. Dunia gaib memang perlu dikenalkan sejak dini agar tidak menjadi sesuatu yang menakutkan. Yang terpenting, anak-anak diajarkan bahwa rasa takut yang sesungguhnya adalah kepada Allah SWT,” ujar Kak Seto usai menghadiri pemutaran khusus film Ghost Buzzer di Setiabudi XXI, Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Special screening “Ghost Buzzer” disambut antusias oleh para pelajar dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK, mahasiswa Fakultas Psikologi YAI Jakarta, para guru, orang tua, komunitas difabel, hingga perwakilan Direktorat FMS Ditjen PPPK Kemendikbud. Seusai menonton bersama, mereka sepakat bahwa film ini layak menjadi tontonan untuk semua umur.
Executive Producer M8 Pictures, Ko Amirullah, mengaku bersyukur karena proses konsultasi dengan Lembaga Sensor Film berjalan lancar hingga poster dan trailer film memperoleh klasifikasi SU (Segala Usia). Ia berharap versi film berdurasi sekitar 90 menit juga memperoleh klasifikasi yang sama.

“Ghost Buzzer merupakan konsep horor yang ramah anak. Kami tidak mengandalkan adegan jumpscare berlebihan, tetapi lebih menonjolkan unsur petualangan, fantasi, misteri, dan komedi yang ringan sehingga aman dinikmati anak-anak maupun seluruh anggota keluarga,” jelas Ko Amirullah.
Ia menambahkan, selain menghadirkan hiburan, film ini juga membawa pesan moral tentang pentingnya persahabatan, keberanian, kerja sama, serta empati. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
Secara garis besar, “Ghost Buzzer” berkisah tentang empat sahabat yang memiliki hobi menyelidiki fenomena supranatural. Dalam salah satu petualangan mereka, keempatnya bertemu arwah seorang anak yang terjebak di alam gaib dan meminta pertolongan. Misi penyelamatan tersebut membawa mereka pada petualangan penuh misteri, tawa, dan pelajaran berharga mengenai arti persahabatan.
Dengan mengusung konsep horor komedi fantasi yang aman bagi anak-anak, “Ghost Buzzer” diharapkan menjadi salah satu pilihan tontonan keluarga selama libur sekolah sekaligus menyambut Hari Anak Nasional 2026. Film ini dijadwalkan mulai Siap tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 16 Juli 2026.tuturnya .(PRAY)












