
Jakarta News Viralkata. Ormas – Ormas di Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kondusivitas ibu kota melalui kegiatan halal bihalal yang digelar usai perayaan Idul Fitri. Acara yang diselenggarakan oleh Forum Lintas Ormas (FLO) tersebut dihadiri sekitar 300 hingga 400 perwakilan anggota dari puluhan ormas.itu yang disampaikan kepada wartawan media News Viralkata.com Jakarta 18/4/2026.

Kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang memperkuat silaturahmi sekaligus konsolidasi lintas organisasi masyarakat. Dengan pembatasan jumlah peserta menyesuaikan kapasitas ruangan.

Ketua Umum FLO, Ir.Djuaini MM menyampaikan bahwa jumlah tersebut hanyalah sebagian kecil dari total kekuatan anggota yang bisa mencapai ribuan orang.

“Kalau kondisi memungkinkan, jumlah anggota yang hadir bisa sampai ribuan. Namun karena keterbatasan tempat, kita batasi perwakilan saja,” ujar Ir.Djuaini MM.

Dalam kegiatan ini, FLO menegaskan perannya sebagai jembatan aspirasi masyarakat kepada pimpinan, baik di tingkat Polda Metro Jaya maupun pemerintah daerah DKI. Selain menyampaikan aspirasi, forum juga menerima arahan untuk terus bersinergi dengan TNI dan aparat kepolisian.

Ketua Umum Ir.Djuaini MM menegaskan, sinergi tersebut telah berjalan konsisten hingga ke tingkat wilayah, mulai dari Polda, kota, hingga Polsek. Hal ini dinilai berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan Jakarta yang kini disebut sebagai salah satu wilayah paling aman di kawasan Asia Tenggara.
“Kita bersama-sama menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif. Ini hasil kerja sama antara Polri, TNI, dan seluruh ormas,” tegasnya lagi.
Saat ini, tercatat sekitar 150 organisasi masyarakat telah bergabung dalam FLO. Forum ini membuka diri bagi organisasi lain yang ingin bergabung, dengan tujuan memperluas jaringan silaturahmi dan memperkuat persatuan dalam keberagaman.
FLO juga berperan aktif dalam membantu legalitas ormas yang belum memiliki kelengkapan administrasi. Selain itu, mereka rutin melakukan kunjungan ke sekretariat anggota sebagai upaya mempererat hubungan internal.
“Semua kita rangkul. Ini miniatur Indonesia, ada berbagai suku dan agama. Kita kuat karena Bhineka Tunggal Ika,” tambah Djuaini.
Ke depan, forum menargetkan penguatan kolaborasi lintas ormas hingga tahun 2027 dan seterusnya. Fokus utama tetap pada peningkatan silaturahmi, soliditas internal, serta respons cepat terhadap potensi konflik di masyarakat.
“Kita ingin terus memperkuat kebersamaan. Kalau ada masalah, kita selesaikan cepat karena komunikasi sudah terbangun,” pungkasnya. (PRAY)



