Wakil Walikota Jakarta Utara, Tinjau Progres Pembangunan Dua Kantor Kelurahan, Target Rampung November 2025.

Jakarta Utara NewsViralkata–Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menargetkan pembangunan dua kantor kelurahan Kelurahan Sunter Jaya dan Kelurahan Semper Barat rampung pada November 2025. Kegiatan pembangunan yang sudah dimulai sejak akhir Mei lalu itu kini terus dipantau secara intensif, termasuk oleh Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Juaini Yusuf, yang turut hadir melakukan peninjauan langsung di dua lokasi tersebut pada pekan ini.yang disampaikan kepada wartawan Media News Virakata.com Jakarta Utara Sunter Jaya Dan Semper Barat .24/7/2025.

“Alhamdulillah, kita memonitor langsung pelaksanaan pembangunan kantor lurah Sunter Jaya yang dimulai sejak Mei. Sudah berjalan tiga bulan, dan kalau sesuai rencana, selesai di November dan bisa langsung digunakan,” ujar Juaini Yusuf dalam keterangannya di lokasi.

Ia menambahkan bahwa pembangunan ini tidak hanya soal infrastruktur, tetapi bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang nyaman, aman, dan ramah terhadap semua kalangan, termasuk disabilitas dan lansia.

“Gedung dirancang tiga lantai dan sudah dilengkapi lift. Ini jadi standar baru. Nggak mungkin masyarakat disabilitas naik tangga, dan nggak mungkin juga digendong. Jadi, lift sudah menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi,” tambahnya.

Proyek Multiyears, Prioritaskan Kualitas dan Ketepatan Waktu

Menurut Aditya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk proyek ini, kedua proyek pembangunan memiliki progres yang cukup baik. Untuk Kelurahan Sunter Jaya, progres sudah mencapai 7,1%, sementara Kelurahan Semper Barat malah melampaui target dengan capaian sekitar 16%.

“Semper Barat malah lebih cepat karena dukungan alat berat lebih optimal. Target kami, kedua gedung ini rampung pada 21 November 2025. Saat ini masih sesuai jadwal dan mudah-mudahan hasilnya pun baik. Fokus kita pada waktu, mutu, dan biaya,” ujar Aditya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan ini dilakukan sebagai upaya peningkatan sarana dan prasarana pelayanan masyarakat, mengingat kondisi bangunan lama yang sudah tidak layak.

“Gedung lama sudah uzur dan secara teknis direkomendasikan untuk dibangun ulang. Jadi ini bukan sekadar rehab, tapi rekonstruksi dari nol,” jelasnya.

Pengawasan Ketat dan Akuntabilitas Publik

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Juaini Yusuf, juga menekankan pentingnya pengawasan dan keterlibatan berbagai pihak dalam memastikan mutu pembangunan. Ia berharap konsultan pengawas dan tim teknis PPK dapat bekerja maksimal dan aktif memantau lapangan setiap hari.

“Ini proyek dari dana publik. Pajak masyarakat harus kembali dalam bentuk pelayanan terbaik. Karena itu pengawasan dari semua pihak penting, termasuk keterlibatan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya bangunan yang kokoh dan tahan lama. “Kita harap bangunan bisa bertahan 50 tahun. Asalkan kontraktor kerja sesuai perencanaan, Insya Allah hasilnya bagus. Jangan sampai baru dipakai beberapa tahun sudah rusak,” katanya.

Masyarakat Diminta Ikut Awasi

Menutup peninjauan, Juaini mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam mengawasi jalannya proyek. “Supaya mereka tahu, inilah hasil dari pajak yang mereka bayar. Bukan cuma laporan di atas kertas, tapi nyata dirasakan dalam bentuk pelayanan dan fasilitas publik yang lebih layak,” pungkasnya.( PRAY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *