
BANDUNG, ViralKata.com – Tetty Kadi, penyanyi lawas yang terkenal dengan lagu Sepanjang Jalan Kenangan, meninggalkan dunia suara dan terjun ke dunia politik. Wanita kelahiran Tanjung Priok Jakarta, 3 April 1952 kembali maju sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI tahun 2019.
Penyanyi yang lagu-lagunya yang banyak di gemari oleh masyarakat di era 1970-an ini akan maju dari Dapil 1 Jawa Barat yang meliputi Kota Bandung dan Cimahi. “Saya pensiun tapi dimintakan oleh partai untuk maju lagi insya allah saya maju dari Bandung- Cimahi,” ujar Tetty Kadi Bawono seperti dilansir laman Merdeka,com, Sabtu (29/12).
Tetty yang juga merupakan Sekjen Pengurus Pimpinan Pusat Kesatuan Perempuan Partai Golkar (PP KPPG) ini kembali mencoba peruntungan di dunia politik. Diketahui, keikutsertaan sepupu dari pengarang lagu A. Riyanto ini dalam kontestasi politik bukanlah yang pertama kali.
Tetty sebelumnya pernah duduk sebagai anggota DPRD Jawa Barat pada Pemilu tahun 2004. Kemudian pada tahun 2009 maju ke Senayan dan berhasil menjadi anggota DPR RI dari Dapil 8 yang meliputi Kab/Kota Cirebon, dan Indramayu. Namun pada pemilu 2014, Tetty tidak terpilih kembali.
“Nah kemarin saya pindah ke (Dapil) Kota Bandung, karena Bu Popong bilang ‘pokoknya caleg perempuan kesini’ . Aku disuport, termasuk Nurul Arifin, ada Mba Gaya itu semua dipanggil harus maju dari Kota Bandung. Buat kami siapapun yang dapat enggak masalah. Yang penting kita bisa bekerjasama,” kata ibu tiga anak Simhala Avadana, Mahavira Wisnu Wardhana, Duhita Panchatantra.
Tetty mengakui jika maju dari Dapil Jabar 1 bukanlah perkara mudah. Sebab banyak rekan sesama artis yang juga maju dari Dapil 1. Sebut saja seperti Giring ‘Nidji’, Coky Sitohang, Kirana Larasati dan artis lainnya.
Namun demikian kata dia hal tersebut bukanlah masalah. “Buat kita enggak ada masalah kalau bersaing bersaing sehat,” papar Tetty yang pernah main film berjudul Tantangan (1969) dan Mimpi Sedih (1974).
Disinggung terkait strateginya dalam pileg nanti, Tetty mengungkapkan, dirinya akan tetap memosisikan dirinya dengan ‘branding’ sebagai artis.
“Strategi saya tetap pada brandingnya yang artis, karena kan kalau biasanya caleg belum punya nama untuk mengangkat namanya susah setengah mati. Nah tetapi saya sudah punya bonus sedikitlah ibaratnya masa lalu inilah yang kita kemas kembali aku tampilkan. Misalkan di dalam instagram saya nyanyi sedikit, pada undangan undangan reuni atau apa satu ruangan bisa nyanyi semua. Bahagia rasanya masih diaku ini,” katanya. (R3)