HEADLINENASIONALNEWSPOLITIK

PEMUDA PAPUA TOLAK POLITISASI ASING

.Jakarta -VIRALKATA.COM :Solidaritas Pemuda Papua di Jakarta kembali menegaskan penolakan terkait politisasi Asing di tanah Papua dengan mengatasnamakan Ras Suku dan Agama. Untuk mereka NKRI adalah  harga mati.

Aktifis Papua Jefry Papare menyampaikan bahwa saat ini kondisi di Papua dalam keadaan damai, dan masyarakatpun ingin  tetap damai di Bumi Cendrawasih.

“Kami sebagai pemuda Papua sangat menyayangkan ada segelintir orang yang memanfaatkan efek ‘ George Floyd ‘ untuk membuat ketidaknyamanan di tanah Papua. Tidak ada rasialisme di papua seperti Amerika, kami masyarakat Papua sangat toleran sama seperti masyarakat di tanah jawa dan daerah lainnya di Indonesia,”Tegasnya saat jumpa pers di kawasan Matraman, Jakarta, Selasa, 16/06/2020.

Hal senada disampaikan Bio Werfete, seorang aktifis intelektual muda Papua menyampaikan Dan berharap masyarakat Papua, khususnya generasi muda di Papua jangan mudah terpancing dengan isu – isu memecah belah rakyat Papua.

Bio juga menegaskan bahwa pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab menyebarkan segala bentuk hasutan dan sejensinya harus segera ditangani Pemerintah dan pihak berwajib secara serius.

Sepaham dengan Bio, Rajit Patiran, Aktifis yang  juga Intelektual Muda Papua Barat menegaskan bahwa Pemerintah bersama aparat terkait harus berani mengambil sikap dan tegas terkait isu yang di sampaikan oleh salah seorang aktifis yang mengatasnamakan rakyat Papua,Veronica Koman.

“ Stop Provokasi rakyat, tangkap dan adili Veronica Koman sesuai UU yang berlaku, kondisi rakyat saat ini sedang kesulitan, khususnya terkait Endemi Covid-19 yang melanda Papua,” tegasnya.

Rajit ungkapkan, sebaiknya bantu masyarakat di Papua, abaikan isu –isu provokatif, mari fokus pada perbaikan kondisi masyarakat Papua, fokus pada protocol kesehatan yang diterapkan Pemerintah dari pada gelintiran Hoax yang disampaikan orang – orang yang tidak bertanggung jawab.

“Saya berharap agar Pemerintah menertibkan media-media yang selalu menebarkan hoax, jangan melindungi. Sejauh ini media yang memberikan informasi dan pemberitaan yang mengarah kepada perpecahan Indonesia masih melenggang begitu saja, ini yang Saya sangat sayangkan,”Ucapnya.

Dan Kalau ada oknum yang memanfaatkan media untuk memecah belah bangsa, maka pemerintah bisa segera men-takedown media tersebut sekaligus menangkap oknum tersebut tambahnya lagi. — Jalie —

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close