HEADLINENASIONALNEWSPOLITIK

PELUANG MENANG FAIDA DALAM PILKADA

Catatam Kritis Jurnalis SINGGIH SUTOYO-Pemred Viralkata.com


JEMBER-VIRALKATA.COM-Incumben Dr Faida MMR, tekadnya yakin terpilih untuk dua periode menjadi bupati Jember. Meski banyak pihak yang melihat Jember dibawah kepemimpinan bupati Faida tanpa prestasi yang dapat dibanggakan. Malah sebaliknya, Jember dinilai tertinggal jauh dengan kemajuan dibandingkan daerah kabupaten tetangganya, Banyuwangi dan Lumajang.
Bagaimana lantas Faida teteap yakin kalau dirinya memiliki peluang untuk menjadi pemenang dalam kontestasi Pilkada pada 9 Desember 2020 yang akan datang? Siapun dari tiga Paslon Pilkada Jember mmg harus optimis untuk menang dalam kompetisi, termasuk Faida.
Ada banyak indikator Faida bisa menang, juga sebaliknya faida bisa kalah. Artinya ada peluang Faida bisa menang dan terpilih kembali menjadi bupati Jember untuk kedua kalinya, atau dua periode lanjutan. Sebaliknya ada peluang Faida bisa kalah dalam pertarungan dengan Paslon lainnya.
Indikator Faida bisa menang salah satunya sebagai incumben,Faida memiliki keuanggulan. Angka popularitas incamben dimanapun masih lumayan tinggi karena selama lima tahun menjabat sebagai kepala daerah, terus menerus melakukan aktivitas yang dapat mendukung popularutasnya, lebih-lebih bila dari awal sudah memiliki langkah niat untuk maju kembali untuk periode yang kedua.


Minimal masyarakat telah mengenal nama Faida sejak dirinya mulai menjabat bupati lima tahun lalu. Banyak program pembangunan yang linier dengan langkah popularitas seorang incumben, termasuk didukung anggaran program APBD?APBN yang dapat menguntungkan seorang incumben. Lihat saja jenis program Bupati Faida yang dijadikan alat untuk meningkatkan popularitas dirinya, terakhir pengadaan satu ambulan satu desa, cukup populer di masyarakat pedesaan. Bahkan ambulance dimobilasisai sedemikian rupa dengan memberikan tempelan gambar Faida selaku bupati, tujuannya jelas hilir mudik ambulance bergambar Faida untuk lebih mengenalkan dirihya pada masyarakat.
Pola serupa juga dilakukan Faida untuk program bansos, BLT (bantuan langsung tunai), berobat dan operasi kesesehatan gratis, bantuan bea siswa, honor guru ngaji, serta berbagai bantuan sarana dan prasana yang memunculkan nama Faida sebagai bupati Jember. Meski semua program yang dijalankan itu berasal dari anggaran APBD, atau APBN, bukan berasal dari kantong pribadi seorang Faida. Semuanya dapat berdampak positip terhadap popularitas Faida di mata masyarakat.
Dengan indikator segi popularitas Faida yang relatif tinggi, maka akan membuka peluang untuk menang. Ditambah lagi dengan munculnya pandemi covid 19, juga Faida dapat mengambil manfaat. Mulai dari anggaran covid 19 yang nilainya ratusan miliar, dapat dimainkan Faida untuk program-program yang menaikkan popularitasnya sebagai calon dari incumben. Terlihat Faida makin rajin blusukan ketemu warga dari kota hingga desa dengan membawa misi program penanggulangan covid 19, mulai bagi-bagi masker, bagi uang santunan warga terdampak covid 19, bantuan paket sembako, bantuan sarana atau alat kesehatan pencegahan covid 19, dan banyak ragam yang dapat dilakukan Faida selaku bupati.
Pergerakan Faida untuk maju sebagai incumben juga didukung oleh para jaringan relawan yang dibentuknya. Meski Faida maju melalui jalur indenden dengan dukungan KTP warga yaang jumlahnya mencapai 146.867 suara KTP yang sudah terferivikasi KPU, tentu saja ini juga bisa.menjadi.modal awal Faida untuk menang. Mereka dapat berubah wijud reenkarnasi menjadi jaringan relawan yang menguatkan Faida berpeluang menang dalam.Pilkada.
Kekuatan lain, Faida juga tetap memggunakan konsultan politik supercanggih dari seorang Eep Syaifullah, CEO Polmark Counsultan. Dia ini sudah terbukti.membawa kemenamgan Faida dalam Pilkada Jember periode pertama tahun 2016, saat itu Faida yang diusung beberapa partai politik PDIP, Nasdem, Hanura, mampu tampil menjadi pemenang mengalahkan rival kuatnya Paslon Sugianto, padahal Faida saat itu berjuang dr titik nol. Tentu saja peran konsultan politik sekelas Eep Syaifulah dari Polmark, memberikan kontribusi besar dalam.rangka.menyusun strategi pemenangam bagi Faida. Kali ini Faida juga tetap.meggunakan Eep Syaifullah sebagai konsultan politiknya. Terlihat gerakan kampanye melalui media dan medsos sangat masif dilakukan dengan membuat barisan buzer i setiap media sosial, terutama face book, IG, group WA dan platform lainnya.

Kekuatan lain yang memberkan indikator dukungan pemenamgan Faida adalah sebagai petahana atau incumben yang masih menjabat bupati Jember, dia masih leluasa untuk mendapatkan sokongan pejabat atau aparat yang ada dalam jajaran dibawahnya, mulai dari kepala dinas, camat hingga kepala desa. Secara masif mereka para pejabat dan aparat masih bisa dimanfaatkan untuk.memobilisasi dukungan pada diri Faida, mereka bergerak bisa atas kepentingan janji jabatan, kepentingan layolitas karena selama.ini.merasa mereka diuntungkan. Melalui jalur kedinasan dan birokrasi seorang Faida dapat melakuakan deal-deal politik yang saling memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.
Faida juga dapat mengambil dan memanfatkan keuntungan sokongan finansial dari rekanan pengusaha Pemda yang selama ini diuntungkan oleh Faida selaku bupati Jember. Faida diam-diam dapat melakukan kontrak politik dengan para pengusaha, lebih-lebih pol litik sistem ijon juga bukan rahasia di negeri ini. Juga ada sinyalemen dr Menko Prof Dr Mahfud MD bahwa banyak Pilkada di negeri ini yang dibiayai oleh cukong. Sudah ada beberapa.nama pengusaha di Jember yang secara diam-diam atau terangbenderang merapat ke Faida, baik sebagai timses pemenangan atau sekedar berdiri di belakang layar yang tidak tampil di publik.Dukungan pengusaha untuk.menjadikan Faida sebagai pemenang juga tidak.bisa dinisbikan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close