EKONOMIHEADLINENASIONALNEWS

Mengintip Potensi Ekonomi Desa Jambearum Kecamatan Puger Jember

JEMBE VIRALKATA.COM- Berbicara potensi desa di Kabupaten Jember tentu banyak yang bisa kita tonjolkan sebagai sebuah kekuatan ekonomi masyarakat di desa tersebut, budaya , produk UMKM serta berbagai potensi wisata sangat mudah kita lihat keberadaannya di 226 desa se-Kabupaten Jember. 11/02/2021

Masing-masing Desa ini memiliki potensi ekonomi yang sangat mungkin bisa dikembangkan, tinggal bagaimana mensinergikan dengan steakholder yang ada agar betul-betul bisa maksimal dan sesuai dengan yang diharapkan.

Dengan jargon Pemerintahan Bupati Wakil Bupati terpilih H. Hendy – Gus Firjaun ” Wes Wayahe Mbenahi Jember” tentu berbagai geliat ekonomi yang ada di tingkat Desa ini layak mendapat perhatian yang serius kedepanya.

Seperti halnya berbagai potensi ekonomi yang ada di Desa Jambearum Kecamatan Puger Jember, salah satu Dusun di Desa ini terkenal dengan bako rajangnya, ketika datang musim tembakau rajang, hampir bisa dipastikan warga Dusun Kedungsumur ini sibuk dengan kegiatan bako rajangnya .

Seperti penuturan Bandi warga Dusun Kedungsumur kepada Media ini, bahwa menanam tembakau rajang ini sudah dilakukan puluhan tahun silam dan sudah turun temurun.

“Hampir bisa dipastikan ketika datang musim menanam tembakau rajang, warga Dusun Kedungsumur ini akan berlomba-lomba untuk Menanam bako rajang, meski harus menyewa lahan, karna ini sudah mendarah daging bagi kami,” tuturnya.

Bagi warga Dusun Kedungsumur ini, bako rajang memiliki keistimewaan tersendiri baik dari sisi perawatanya dan kesetabilan harganya. “Bako rajang ini tidak banyak spekulasi, lebih asiknya lagi penentu harga adalah petani bukan pedagang,” ungkapnya.

Berbicara lebih jauh tentang berbagai potensi ysng ada di Desa Jambearum ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Jambearum melalui Sekretaris Desa, Zainul Amin, berbagi informasi tentang berbagai potensi ekonomi yang ada di Desanya. “Desa ini terdiri dari tiga Dusun, pertama Dusun Krajan, Dusun Kedung Sumur dan Dusun Darungan. Masing-masing dusun ini memiliki potensi ekonomi yang bisa di tonjolkan, ada bako rajang, produk olahan kedelai, seperti tahu, tempe dan susu kedelai serta berbagai usaha rumahan, ini menjadi sesuatu yang menarik dan bisa dijadikan sebuah potensi ekonomi,” jelasnya.

Tidak hanya itu berbagai jajanan tradisional yang masih mengakar umbi di desa ini mampu menjadi daya tarik tersendiri, kegiatan yang banyak di motori oleh ibu-ibu PKK Desa Jambearum ini sangat mungkin untuk menjadi kegiatan ekonomi kerakyatan.

Posisi Desa yang menjadi pintu masuk ke wilayah selatan Jember pastinya memiliki nilai tambah tersendiri, apalagi desa ini memiliki pasar tradisional yang posisinya sangat strategis untuk dikembangkan.

Meski harus diakui, keberadaan pasar Jambearum saat ini bagai hidup segan mati tak mau, hanya ada tapi kehadiranya kurang menjadi tumpuan, tidak seperti pasar Karangduren dan pasar rebuan Kasiyan yang selalu ramai, tentu ini perlu perhatian semua pihak.

Dengan kedudukan pasar yang startegis dan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki desa ini, sayang sekali jika tidak mampu menjadi penopang utama perekonomian warganya, disinilah peran pemerintah melalui dinas terkait berperan agar potensi yang ada tidak hanya menjadi cerita indah penghantar tidur, tapi menjadi sesuatu yang bisa mengungkit perekonomian warga.

Kegigihan warga desa ini tidak perlu diragukan lagi, mereka tidak pernah putus asa, berbagai kegiatan ekonomi mereka lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dari pencari rumput buruh kasar dan berbagai kegiatan ekonomi lainnya mereka lakukan, semangat ini harusnya tidak disia siakan untuk terus memacu ekonomi warga.

Menjadi harapan bersama, bagaimana semangat warga untuk terus memperbaiki taraf hidupnya melalui berbagai potensi ekonomi yang ada ini akan mampu menjadi pendorong kepada pemerintahan Jember ke depan lebih peduli lagi kepada potensi ekonomi yang ada ” Wes Wayahe Ekonomi Wong Deso Bangkit,”. (Nas)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close