HEADLINENASIONALNEWSPOLITIK

Kata Agusta Jaka Purwana, Anggota DPRD Jember Partai Demokrat.

H Hendy Harus Mengakomodir Semua Elemen

JEMBER-VIRALKATA.COM-Apa yang mendesak dilakukan oleh bupati terpilih dalam 100 hari menjabat. Banyak hal yang harus dilakukan seorang bupati Jember dalam masa transisi kepemimpinan dari seorang Faida ke Hendy. Lebih-lebih masa kepemimpinan Faida satu periode selama 5 tahun, banyak menimbulkan dan menyisakan masalah. Sepanjang kepemimpinan Faida yang berakhir 17 Februari mendatang, ada sederet masalah, mulai dari gagalnya Perda APBD, kekacauan KSOTK penempatan kepegawaian jajaran Pemkab Jember, tidak terurusnya infrastruktur, menurunnya pemberdayaan ekonomi masyarakat berdampak pandemi covid-19, kebuntuan kemunikasi antara DPRD dengan eksekutif, munculnya disclaimer tata kelola keuangan daerah, ketertinggalan progres pembangunan di banyak sektor, problem kemiskinan masyrakat yang temajinalkan. Masih ada setumpuk masalah yang lainnya.

Berikut ini, berbagai pandangan dan pendapat para anggota DPRD Jember tentang berbagai persoalan yang dapat menjadi solusi bagi H. Hendy, bupati terpilih dalam 100 hari kedepan.

Agusta Jaka Purwana dari Partai Demokrat Fraksi Pandekar mengungkapkan bahwa pemerintahan saat ini Autopilot, ada atau tidak adanya bupati jalannya Pemerintahan seperti ini, karna segala sesuatunya digerakkan oleh sektor Swasta, pemerintah tidak berperan, apalagi kegiatan silpa tambah lama tambah naik. Kita ingin kedepan memiliki pimimpin yang jauh lebih baik, tidak staknan seperti saat ini.

Setiap tahun silpa ini tambah naik, seharusnya silpa ini menjadi pengungkit perekonomian di Jember tetapi tidak dilakukan, swasta yang lebih banyak bergera, kedepan kita pingin pemimpin yang egaliter, bisa mengerti keinginan masyarakat dan bisa menjalin komunikasi yang baik dengan Forkopimda dan jajaran ASN-nya sehingga semua kebutuhan masyarakat bisa terakomudir dengan baik.

Menyentuh soal prioritas yang harus dilakukan oleh sosok bupati baru, Agusta menegaskan ” secara kelembagaan Bupati baru nantinya harus memperbaiki komunikasi dengan Legislatif yang ke 2. Harus memperbaiki hubungan dan komunikasi dengan ASN, jangan seperti sekarang dengan Sekda saja berantem sehingga muncul gerakan mosi tidak percaya kepada Bupati, kalau untuk Jember sendiri, sebagai kota agraris, oertanian dan perkebunan dijadikan sebagai prioritas.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close