HEADLINENEWSPOLITIK

KALAU MASYARAKAT TAHU DIBALIK PENCITRAAN BUPATI FAIDA, HANCURLAH

JEMBER-VIRALKATA.COM.-Miftahul Munir, M.Si , Peniliti PRC (Political Research and Consulting –mengungkapkan bahwa suasana Pilkada Kabupaten Jember tahun 2020 ini menjadi ajang saling adu kekuatan antara partai politik dengan Petahana. Faida yang maju lewat jalur independen dan kandidat lainnya, Hendy Siswanto dan Cak Salam yang didukung oleh partai politik. Cerdiknya Faida selaku Petahana dalam keahliannya membangun pencitraan. Selama ini dimata orang-orang kecil kawasan pedesaan, sosok Faida adalah dewa penolong yang suka bagi-bagi bantuan. Sehingga masih memiliki popularitas dan elektabilitas yang cukup tinggi. Hal ini menjadi tantangan bagi partai-partai politik yang mengusung paslonnya dalam melawan Faida di Pilkada.
Selama ini citra bagus Faida terlihat di mata rakyat kecil karena dengan program-program bantuan yang dilakukan olehnya secara masif kepada mereka seperti bansos, beasiswa, honor guru ngaji, paket sembako, bantuan mobil ambulance satu mobil satu desa, BLT (bantuan tunai langsung), dan operasi kesehatan gratis. Dan juga pencitraan Faida memanfaatkan kecerdikannnya dari program – program pembangunan yang berasal dari sumber dana APBD/APBN. Padahal program pemerintah uang dari negara, bukan uang pribadi Faida.
Tetapi sebaliknya, dimata orang – orang yang mengerti politik citra Faida terlihat buru. Lebih-lebih Faida dalam menjalankan roda pemerintahan daerah sangat buruk dan cacat. Banyak catatan negatif dalam kepemimpinannya, mulai dari pemakzulan, sanksi dari Gubernur Jatim, tidak sejalannya dengan DPRD Jember, hingga kurang mampunya komunikasi dan menjalin kerjasama yang dilakukan oleh Faida. Sehingga ini menjadi tugas partai politik dalam beberapa bulan ini untuk menjelaskan kegagalan – kegagalan atau cacat dari kepemimpinan Faida kepada masyarakat pemilih di Jember terutama yang tinggal di pedesaan yang kurang mengetahui hal itu dan jika ada yang tahu belum tentu mengerti apa dampaknya terhadap mereka. Seperti yang disampaikan Miftahul Munir, M.Si Peniliti PRC (Political Research and Consulting) pada viralkata.com. “Hari ini Petahana diuntungkan dengan kesempatan mengeksekusi calon pemilih melalui adanya program-program yang ia lakukan. Sehingga ini menjadi PR dari Parpol untuk mampu men-deliver informasi secara masif sampai level bawah,” tuturnya.
Munir mejelaskan bahwa sampai saat ini ia masih belum menemukan gerakan yang dilakukan secara masif oleh Parpol untuk men-deliver informasi terkait kegagalan – kegagalan yang terjadi di kepemimpinan Faida. “Parpol harus bisa mengawal isu-isu cacat Faida ke seluruh aspek masyarakat, bagaimanapun caranya. Karena sejauh ini belum ada parpol yang bergerak di situ, baru PDI-P saja yang mulai bergerak,” jelasnya.
Sehingga untuk beberapa bulan menjelang pilkada pada bulan Desember mendatang, Parpol perlu adanya pedekatan langsung dengan rakyat kecil, sosialisasi dan memframing kegagalan – kegagalan Faida sampai tingkat bawah. Bila kekuatan Parpol dan Paslon mampu mengungkap dan menyampaikan ada apa fakta dibalik pencitraan Faida, maka terbuka kemungkinan jalan kehancuran Faida. (wahyu)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close