FOTONASIONALNEWS

Hingga Menjelang Puasa LPG 3 Kg Di Jember Masih Langka

 

Jember, Viralkata.com – Dalam beberapa bulan terakhir ini dan menjelang bulan puasa di Jember masyarakat dibuat bingung dengan berkurangnya LPG 3 Kg. Hal ini amat dirasakan sekali bagi warga khususnya ditiga Kecamatan kota yakni , Kaliwates, Patrang dan Sumbersari. Selain itu Akibat pandemi yang cukup lama ini sudah membuat warga terpuruk ditambah lagi dengan persoalan LPG ini.

Hal tersebut disampaikan salah satu warga Kebonsari Kecamatan Sumbersari Jember Jatim, Andik Wahyudi kepada media ini. Selasa 30/3/2021.

” Benar adanya, saya sendiri ini tadi mau membeli juga begitu tidak ada sama sekali. Padahal hanya satu saja tidak ada. Sangat kasihan sekali warga ini hanya selalu menjadi obyek persoalan terus padahal ini adalah tanggung jawab Pemerintah Jember.” Tandas Andik aktivis pemerhati Sosial Kemasyarakatan.

Lebih jauh Andik menuturkan, LPG 3 Kg ini adalah merupakan sebuah kebutuhan pokok bagi warga khususnya yang kurang mampu. Biar tak menambah beban lagi bagi mereka.

” Kalau memang harga mau dinaikan lagi tidak usah dengan mengosongkan barang yang di pengecer karena warga itu hanya beli satu. Masak beli satu saja dari Kebonsari membelinya di Mangli kan tidak mungkin seperti itu.” imbuh Andik dengan nada tinggi.

Lebih lanjut Andik menerangkan, bulan kemarin juga begitu sulit mencari LPG 3 Kg di pengecer terdekat, sekarang juga masih begitu terus adanya distributor barang dikirim kemana? Apa ditimbun kalau mau menaikan harganya?. Tidak bisa begitu.

Masih kata Andik , dirinya berharap kepada Pemerintah Jember agar memperhatikan hal hal kecil seperti ini. Minimal ada perhatian terkait ini kepada orang yang dibawa. Selain itu kepada penyalur distributor harus memiliki data yang falid.
Penyalur resmi yang sudah ada ini seharusnya sudah tahu, kalau setiap berapa sekali di tempat yang iya kirim sudah habis setoknya ini yang harus juga difahami bagi penyalur . Bahkan penyalur ini sudah bertahun tahun bekerja tentunya sudah hafal betul di wilayahnya.

” Selisih harga 1000 atau 2000 bagi warga sangat besar nilainya, bahkan situasi pandemi ini sudah beban bagi mereka apalagi ditambahi persoalan baru ini akan semakin memperburuk situasi bagi warga khususnya yang kurang mampu secara ekonomi.” pungkas Andik Wahyudi .

Pantauan media ini ada beberapa tempat pengecer yang sudah satu Minggu tidak berjualan. Karena mobil distributor tidak ada datang mengirim.

Diberitakan sebelumnya, warga Jember resah akibat LPG 3 Kg di Jember sangat langka sekali. Padahal ini adalah merupakan kebutuhan pokok bagi warga. Selain itu setiap hari truck penyalur resmi membawa LPG untuk menyalurkan .( Daffin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close