HEADLINENASIONALNEWSPOLITIK

Gara-Gara Faida Ngawur Pasang APK, Plt. Bupati KH Muqit Dapat Somasi LSM

JEMBER – VIRALKATA-COM-Pernak pernik sebagai sosok Bupati Jember harus dilalui oleh Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Aries yang kini menjabat sebagai Plt. Bupati Jember untuk 72 hari ke depan. 30/09/2020. Namun baru sehari menjabat Plt, ternyata Kyai Muqit mendapat somasi LSM karena Faida ngawur pasang alat peraga kampanye(APK) yang bukan pada tempatnya.
Selain sibuk dengan urusan resmi kedinasan, tidak jarang Plt. Bupati harus melayani dan menemui masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya. Seperti yang terjadi pada Selasa sore, rombongan warga Jember yang mengenalkan diri dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Bangsa Nusantara ini langsung mendatangi Kantor Bupati.
Meski jadwal kegiatan yang begitu ketat, Plt. Bupati menyempatkan diri menemui para tamu di ruang kerja Bupati, tampa menunggu lama, Direktur LSM Masyarakat Peduli Bangsa beserta jajaran pengurusnya menyerahkan langsung dokumen somasi.
Usai menerima surat somasi tersebut kepada awak media Kyai Muqit menyampaikan, kedatangan teman-teman dari LSM Peduli Bangsa Nusantara ini menyampaikan semacam laporan kepada kami, bagaimana Pemkab segera bisa menyikapi tentang APK, khususnya foto Bupati.
“Memang, sejak beberapa hari ini banyak sorotan, maka dari itu, kami sudah menggelar rapat dengan KPU, Bawaslu, Pol PP, dan semua instansi terkait kami undang,” ujarnya.
Hasil dari rapat tersebut Bawaslu akan mengkaji secara detail tentang ketentuan hukum mana yang termasuk APK yang harus di tertibkan dan mana yang termasuk APK yang tidak perlu ditertipkan.
Karna ini menyangkut aset, jadi dalam melangkah kami harus hati-hati,harus ada payung hukum, nanti kalau sudah ada ketegasan dari Bawaslu Insya Allah akan ambil langkah secepatnya.
Persoalan foto dr. Faida yang berada di ambulance dan di banyak kantor-kantor pelayanan publik terus menjadi sorotan oleh banyak pihak, bahkan sering kali pertanyaan soal foto bupati yang ada di ambulance dan kantor-kantor layanan menjadi poin pertanyaan dari awak media.
Sementara itu, Direktur LSM peduli Bangsa Nusantara, Hasan Basri menyampaikan ” baru saja kami menyerahkan surat somasi terkait dugaan pelanggaran Pilkada Jember,” tuturnya.
“Sampai detik ini masih terpangpang foto Bupati dan Wakil Bupati Jember di seluruh Ambulance Desa, mondar mandir di Kabupaten Jember, ini yang menjadi konsen kami,” ujarnya.
Atas dasar itu, kami bersama masyarakat merasa tercederai dengan adanya persoalan ini, artinya kami berharap proses demokrasi di Jember berjalan sesuai dengan perundang-undangan. Apalagi ini menggunakan fasilitas negara, itu yang kami sampaikan kepada Plt. Bupati.
“Beliau Plt. Bupati masih menunggu hasil kajian secara resmi dari otoritas yang menangani Pilkada Jember, kami memberikan support kepada beliau,” ungkapnya
Dari kantor Bupati ini kami langsung ke Kantor DPRD Jember, kepada Kapolres Jember, kepada Dandim, kepada Panwaskab dan juga kepada KPU.
Harapat kami segera ada tindakan nyata, harus ada tindakan kongkrit. Kami memberi catatan disana” jika dalam satu dua hari ini tidak ada tindalan kongkrit dan nyata, kami akan lakukan aksi demo di setiap kecamatan se-Kabupaten Jember, ini demi keadilan,” tegas Hasan.(Nas)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close