HEADLINENASIONALNEWS

Begini Menurut Camat Patrang, Terkait Program JPS BPNT 2021

Jember, Viralkata.com- Tepatnya hari Rabu 7/4/2021, Camat Patrang Ir, Rofiq Sugiarto mengumpulkan dan mengundang agen atau pemilik E warung yang ada di Kecamatan Patrang Jember. Pemilik E warung yang berjumlah 29 orang itu mendapat sosialisasi dan paparan dari Camat agar program JPS BPNT ini perputaran ekonominya agar tetap di wilayah Kecamatan Patrang Jember.

Perihal ini disampaikan Camat Patrang Jember, Ir, Rofiq Sugiarto ketika dijumpai di kantornya Rabu 7/4/2021.

“Jadi begini, sesuai arahan bapak Bupati Hendy 7 program prioritas yang terkait pengentasan kemiskinan di Jember. Dan pidato Mentri Sosial Bu Risma bahwa pada bulan Maret dan April ini akan ada penyaluran Bansos JPS yang salah satunya berupa program Bantuan pangan non tunai( BPNT) khususnya di Jember .” ujarnya.

Masih menurutnya, dari dasar arahan dan petunjuk Bu Tri Risma Harini dan Bupati itu , khusus di Kecamatan Patrang akan mengevaluasi dan memantau perkembangan data penduduk. Di Patrang ada 101. 602 penduduk yang tersebar didelapan Kelurahan . Dari jumlah penduduk Patrang 101.602 ini adalah bagian dari jumlah penduduk Jember yang jumlahnya 2,6 juta penduduk.

” Dari 101.602 ini kurang lebihnya ada 12 persen atau 12 ribu masuk dalam kategori miskin dan terdata di Data terpadu kesejahteraan sosial.( DTKS). Dari data itu yang paling tinggi di Kelurahan Bintoro, Gebang, Slawu dan seterusnya. Selain itu Kelurahan yang paling rendah adalah Jomerto dan Banjarsengon. Sedangkan yang turun dari 12 ribu KPM hanya 3500 sekian, tentunya kurangnya masih banyak.” imbuh Rofiq.

Dia mengungkapkan, karena masih kurang banyak yang masuk kategori miskin, maka kami himbau kepada Lurah Lurah dan perangkat agar tetap mendata warganya yang masuk kategori miskin dan yang meninggal , Selain itu kami akan menverval data kembali untuk kekurangannya. Dari data 3500 sekian penduduk itu akan mendapatkan kartu penerima manfaat untuk program BPNT yang bisa dibuat belanja di E warung yang telah ditunjuk.

” Jadi bagi E warung yang kami kumpulkan ini ada 29 semua, dengan belanja bermacam barang seperti, beras, kacang, telur dan lainnya. Jangan sampai pemegang kartu ini orang lain dan belanja diluar wilayah. Selain itu pemilik E warung harus membantu pemilik KPM karena masih banyak yang tak bisa mengoperasikan kartu ATM.” tutur Rofiq.

Dia menambahkan, selain itu jangan sampai ada sistem ijon, ” artinya, pemegang KPM ini semisal ada kebutuhan sehingga hanya menerima 150 saja. Ini kan tak benar dan kasihan apalagi ini masih pandemi dan sulit secara ekonomi.

” Mangkanya agen atau E warung ini kami kumpulkan agar semua mengerti program ini, bahkan bagi agen agar mengajari terus pemilik KPM nanti bisa mengambil sendiri . Selain itu kartu itu jangan sampai dipegang ketua kelompok. Nanti bagi penerima KPM akan kami kumpulkan juga untuk kita berikan sosialisasi.” pungkasnya.

Pantauan media ini saat acara sosialisasi, Camat Patrang mengajak pemilik E warung untuk tetap menyediakan barang- barang yang telah ditetapkan, selain itu juga hasil karya warga setempat. Seperti buah buahan hasil pertanian setempat karena perputaran ekonominya agar tetap di wilayah Patrang.( Daffin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close