HEADLINENASIONALNEWSPOLITIK

ALIANSI PEMUDA LUWU TIMUR DUKUNG LANGKAH PEMERINTAH MEMBUBARKAN ORMAS RADIKAL

mi

SULSEL-LUTIM — VIRALKATA.COM-Organisasi massa Front Pembela Islam (FPI) resmi dibubarkan pemerintahan Presiden Jokowi terhitung sejak Rabu (30/12) lalu.

Pembubaran FPI dikuatkan dengan diterbitkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) No. 220/4780 Tahun 2020, Nomor M.HH/14.HH05.05 Tahun 2020, Nomor 690 Tahun 2020, Nomor 264 Tahun 2020, Nomor KB/3/XII Tahun 2020, dan Nomor 320 Tahun 2020 yang ditandatangani Mendagri, Menkum dan HAM, Menkominfo, Jaksa Agung RI, Polri, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Keputusan pemerintah itu menuai simpati banyak pihak. Menyikapi situasi bangsa saat ini pasca dibubarkan dan dilarangnya kegiatan FPI di Indonesia, Aliansi Pemuda Luwu Timur melakukan aksi damai dukung pemerintah, TNI, dan Polri untuk menjaga NKRI dan Pancasila. serta mendukung langkah pemerintah membubarkan FPI dan ormas radikal lainnya.

Di Jalan Poros Wotu – Malili Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur massa yang berjumlah 40-an orang itu selain orasi juga mendukung sepenuhnya penegakan hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan. (4/01/2021)

“Kami mendukung Pemerintah dengan sepenuhnya telah berani membubarkan FPI dan menyatakan bahwa FPI adalah ormas terlarang sama seperti HTI. Ini karena anggota FPI sering melakukan tindakan-tindakan yang melangar hukum. Bertentangan dengan nilai-nilai pancasila, nilai-nilai toleransi, meresahkan masyarakat ,” kata, korlap, Zulkarnaim.

Selain itu Aliansi Pemuda Luwu Timur juga memberikan peringatan keras kepada Rizieq Shihab dan pengikut-pengikutnya agar stop menyebar ujaran kebencian serta provokasi-provokasi menentang Pancasila.

Massa melakukan pembakaran spanduk bergambar Rizieq Shihab
Mereka menyerukan “Kami cinta Habib tapi benci adu domba dan provokasi. Polri kita bersamamu jangan gentar”.

Apalagi ditengah pandemi Covid-19 saling rangkul dan saling bersinergi itu dibutuhkan untuk keutuhan sebuah bangsa. “Intinya kami mendukung pemerintah terhadap pencegahan paham-paham radikalisme dan intoleransi di Indonesia,” ujarnya.

Aliansi Pemuda Luwu Timur membawa poster dukung pemerintah
“Mari sama-sama bersatu kedepan jiwa sosial dan hidup berdampingan dengan toleransi. Agar keharmonisan tetap terjaga,” pungkas Ramadan. *(PutriNM)*

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close