HEADLINEHUKUM & kRIMINALNASIONALNEWS

Fraksi PDI Perjuangan Minta Bupati Hendy Serius Memperhatikan PDP.

 

Jember- Viralkata.com – Fraksi PDI Perjuangan dalam Pendapat Akhir Sidang Paripurna DPRD membahas Raperda APBD 2021, pada Senin malam (5/4/2021) tetap kritis.

Fraksi PDI Perjuangan memberikan penekanan terhadap beberapa persoalan kepada bupati H. Hendy, diantaranya soal terkait pembangunan infrastruktur dengan sistem multi years atau tahun jamak.

Selain itu, juga Fraksi PDI Perjuangan juga memberikan catatan khusus terhadap dua perusahaan milik Pemkab yakni PDAM Tirta Pendalungan dan PDP Kahyangan.

Menurut Fraksi PDI Perjuangan, bahwa Jember mempunyai perusahaan milik rakyat Jember, didalamnya rakyat jember ada yang menjadi pegawai karyawan dan buruh. Tapi keadaannya sampai saat ini masih sangat memprihatinkan. Harus dikelola secara profesional tidak boleh hanya berdasarkan like and dislike.

Ada penyertaan modal terhadap dua perusahaan milik rakyat ini. Pengelolaan PDAM sudah baik, tapi harus lebih baik lagi.

Sedangkan PDP yang terpuruk harus bangkit. Membiarkan PDP dalam keterpurukan, sama halnya membiarkan rakyat yang bekerja di PDP dalam kemiskinan.

“PDI Perjuangan minta kepada bupati untuk memberikan perhatian kepada PDP yang sungguh-sungguh terhadap perusahaan milik rakyat Jember ini”, tegas Gembong, Jubir PDI Perjuangan.

Menurut Jubir PDI Perjuangan, bahwa PDP harus dikelola secara profesional. Sekaligus juga diawasi secara profesional.

Berdasarkan catatan Viralkata.com, PDP Kahyangan sejak beberapa tahun terakhir ini mengalami carut marut yang mbuat perusahaan mengalami divisit atau kerugian. Tidak mampu lagi membayar gaji karyawan secara penuh, hanya terbayar 70% saja dari gaji normal. Bahkan THR tahun lalu hanya dibayarkan 50% dari gaji, itupun terlambat beberapa bulan setelah Hari Raya.

Bagaimana dengan THR tahun ini, beberapa karyawan PDP berharap dapat dibayarkan minimal satu kali gaji penuh. Sebab berdasarkan ketentuan Undang-Udang Naker yang berlaku, maka THR bagi karyawan masa kerja lebih satu tahun berhak dapat THR minimal satu kali gaji.

Kondisi terpuruknya PDP, disebabkan oleh banyak faktor. Selain pengelolaan atau manajemen yang buruk, harga produksi yang jatuh, juga karena diduga terjadi berbagai kebocoran keuangan perusahaan(gih)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close