Carut Marut Satu Tahun ke Pemimpinan Bupati Hendy Catatan Buruk

 

Jember – pergerakan mahasiswa Islam Indonesia PMII menggelar aksi long march catatan merah satu tahun ke Pemimpin Bupati Hendy Siswanto di depan pemerintah kabupaten Jember, Selasa (08/2/3/2022).

 

Menurut ketua PMII Mohammad Faqih Alharamain mengatakan, tata ruang wilayah mohon segera di revisi, karena bagian dari meping pembangunan kabupaten Jember.

“Kemudian cabut rencana dari pemkab Jember untuk, merelokasikan gunung Sadeng karena tidak sesuai dengan peraturan pemerintah, no 54 tahun 2017,” ucap ketua PMII

 

 

Bahwa ketentuan gunung Sadeng di atur dalam perencanaan yang matang, tertanam di dalam perencanaan jangka menengah.

“Melampoi normal yang di lakukan dalam pendidikan, tentunya ada tunjangan guru swasta, insentif guru ngaji Serta guru pesantren dan sebagainya,” menurutnya.

Faqih menambahkan, Beasiswa Pemkab Jember, janji politiknya sebesar 25 ribu saya melihat terarealisasi hanya sebesar 5 ribu.

“Kemudian keterlambatan dari APBD, ini penilaian dari kami di publikasikan devisit sebesar 1 triliun, bagian dari koreksi terhadap pemkab Jember,” tambahnya.

Terkesan konfersi buah naga tidak semerta merta di lakukan, karena buah naga komunitas utama, jelas jelas yang ada di RPJMD kemudian asli pendapat daerah

 

Lebih lanjut Faqih mengungkapkan buah kelengkeng bisa menjamin komunitas basis menggantikan buah naga, tidak melampoi normal harusnya di lakukan ada RPJMD, bisa di masukkan pergeseran dari kelengkeng dan sebagainya.

“Seolah olah di klarifikasi kepada bupati kita melakukan semua, harus kemudia di lakukan oleh banyak elemen dan juga komponen, menjadi perubahan bagian itu di bahas sebagian elit, juga tidak melibatkan komponen masyarakat serta mahasiswa,” tuturnya.( Zril).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *