HEADLINENASIONALNEWS

Problem Sampah di Jember Belum Teratasi.

JEMBER – VIRALKATA.COM- Timbunan sampah tidak bisa dihindari lagi, pasca mogoknya armada truk sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Jember pada Senin tanggal (04/01) yang sempat terparkir di Jl. Sudarman Pemkab dan Pendopo Bupati Jember terus berbuntut panjang, pantau media di lokasi pembuangan sampah sementara di beberapa titik dari pagi, siang hingga malam hari pada Selasa (05/01) tumpukan sampah semakin menumpuk.

Meski tidak ada lagi terlihat adanya pemandangan puluhan armada truk pengangkut sampah yang terparkir di depan pendopo Bupati dan Jl. Sudarman Jember, truk-truk sampah ini masih tidak melakukan aktifitasnya seperti biasa.

Melihat begitu banyak tumpukan sampah, kami coba mendapatkan penjelasan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Arismaya Parahita, namun yang bersangkutan menyampaikan pesan singkatnya melalui WhatsApp kalau dirinya sedang ada kegiatan di luar. terkait adanya penumpukan sampah yang terjadi disana sini saat ini, Arismaya hanya bisa berdoa agar persoalan ini segera ada solusi ” Ya kita doakan semoga persoalan ini segera ada solusi,” ungkapnya.

Bagi mendapatkan informasi lebih lanjut, kami menemui Plt, Kepala Dinas Kominfo Jember, Gatot Triono, ditemui di kantornya menyampaikan ” ya seperti yang saya sampaikan sebelumnya bahwa kaitan dengan mogoknya armada truk pengangkut sampah yang disebabkan tidak adanya anggaran BBM, atas perintah dari Bupati untuk mengklarifikasi kaitan dengan berita yang beredar di masyaarakat bahwa untuk pencairan BBM truk sampah yang selama dua bulan tidak terbayarkan, bahwa itu saya sampaikan pencairan bulan Oktober, November, Desember itu sudah terbayarkan.

“Bulan Oktober di bayar bulan November, bulan November di bayar bulan Desember dan Desember sendiri di bayar di bulan Desember 2020, kalau kaitan dengan anggaran 2021 memang masih belum ada perkada yang memayungi kegiatan tersebut, dan untuk pencairan bulan Desember memang untuk pembiayaan di bulan Desember tahun 2020, tidak untuk tahun 2021,” jelasnya.

Jadi dalam kesempatan ini perlu saya luruskan bahwa pencairan selama ini itu bertahap, kalau ada kendala hingga terlambat, itu saya tidak bisa menyampaikan keterlambatanya, karna yang tahu kondisi itu kan Dinas masing-masing. Tapi kaitan dengan beredarnya kabar di masyarakat tentang tidak adanya pencairan selama 2 bulan, itu tidak ada, karna pencairan BBM itu sudah cair sampai Desember untuk pembiayaan di 2020, untuk 2021 memang belum ada perkada.

Berkaitan dengan tidak ada lagi armada truk sampah yang mogok dan terparkir di di jl. Sudarman dan Pendopo Bupati, namun sampah banyak menumpuk disana sini, Gatot menyampaikan ” ya terkait hal tersebut, memang benar truk-truk itu sudah di tarik namun informasinya masih belum beroperasi, saya terus komunikasi dengan kepala Dinas Lingkungan Hidup terkait hal tersebut.

Info terakhir yang kami terima, hari ini, Rabu (06/01) truk-truk sampah tersebut akan mulai melakukan pengangkutan sampah yang sempat menumpuk di beberapa lokasi dengan menggunakan dana yang di galang oleh para sopir dan internal DLH sendiri, bahkan ada upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk melakukan penggalangan dana bagi membolehkan truk-truk sampah ini melaksanakan aktifitasnya kembali.

Terkait kebenaran kabar tersebut, Arismaya ketika dihubungi melalui WhatsApp tidak menjawab secara detail, namun langsung mengirim beberapa foto dan vidio para sopir truk dan pekerja kebersihan sedang bertungkus lumus mengangkat sampah sampah yang menumpuk.(Nas)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close